Saturday, February 21, 2015

Bangkit dari keterpurukan


Apa sobat pernah merasa putus asa?Mungkin pernah sampai parah?bagaimana rasanya? Sangat tidak nyan bukan,seperti ada sesuatu yang mengganjal di dalam diri ini.
Tidak mungkin, keputusasaan tidak datang tanpa asanya masalah. Pernahkan sobat putus asa tapi tidak ada masalah?klo ada mungkin dia hebat .. :thumb
Lalu bagaimana anda menangani hal tersebut?menurut riset dan pengalaman saya cara mengatasinya adalah sebagai berikut :


¤ tenangkan pikiran
Pembaca : "Lho pikiran semrawut disuruh tenang?susah"
Mungkin memang susah tapi bukan berarti tidak bisa kok. Klo orang yg brragama islam saya sarankan sholat,tapi tenang untuk non muslim bisa berdoa menurut kepercayaan masing-masing.
Setelah itu,hilangkan semua masalah dipikiran anda. Mana bisa?!    BISA!! Pasti bisa. Caranya anda dapat berkumpul dengan keluarga,hangout atau yang lainnya pokoknya seneng-seneng.
"Terus masalahnya bisa selesai gtu?"
Tidak. Setidaknya itu bisa membuat strees anda sedikit berkurang.


¤   intropeksi diri
"Apanya tang diinteropeksi?masalah kok diinteropeksi"
Jangan salah yang diinteropeksi bukan masalahnya tapi sobat.    "Lho kok?'' Ntar dulu emang masalah datang sendiri gitu? Pasti sobat pernah melakukan suatu kesalahan? "Kok saya yang disalahin?"
Bukan menyalahkan tapi saya hanya menduga tidak mungkin sobat mempunyai banyak uang jika tidak bekerja,begitu juga dengan kesalahan.
"Jadi saya harus gimana?" Sobat harus mengakui kesalahan sobat jangan berbohong pada diri sendiri.


¤  meminta saran orang lain
Yah,mungkin itu hal paling mainstream,saat kita dalam keputusasaan. Tapi sobat jangan meminta saran pada orang yang salah ya? Bukannya beres malah tumpeh-tumpeh tuh masalah. "Tapi saya siapa?"  Sobat  bisa curhat ke sahabat atau teman yang sobat percayai,tapi lebih baik sobat curhat dengan keluarga, selain menambah keharmonisan mungkin masalah anda akan terselesaikan.


¤  bersyukur
Jika masalah sobat tak kunjung usai,mungkin sobat kurang bersyukur. "Kok saya yang disalahin?!" Bukan menyalahkan tapi mungkin sobat lebih banyak melihat ke atas daripada ke bawah. "Maksudnya apa sih?" Yaa.. kurang bersyukur gtu. Lebih baik bersyukurlah atas apa yang sobat punya daripada memikirkan apa yang sobat tidak punya. Padalah masih banyak orang yang mempunyai masalah lebih mengerikan daripada sobat. So tetap bersyukur walaupun berat.


Kesimpulan :  masalah memang selalu datang. Tapi bagaimana kita menyikapinya itu tergantung sobat. Bisa saja masalah itu tambah buruk dengan sikap sobat. Tapi itulah yang membuat manusia semakin hebat. :D